UNIKA Repository

DAMPAK PEMBANGUNAN REAL ESTATE Dl KAWASAN PANTAI INDAH KAPUK (PIK) JAKARTA DlLlHAT DARl SEGI PERUBAHAN TATA RUANGNYA

Aristya, Pipit (2004) DAMPAK PEMBANGUNAN REAL ESTATE Dl KAWASAN PANTAI INDAH KAPUK (PIK) JAKARTA DlLlHAT DARl SEGI PERUBAHAN TATA RUANGNYA. Other thesis, Unika Soegijapranata.

[img]
Preview
HTML
2564Kb
[img]
Preview
PDF
2564Kb

Abstract

Pembangunan merupakan suatu upaya untuk meningkatkan taraf hidup dengan memanfaatkan segala sumber daya yang dimiliki demi mencapai tujuan masyarakat yang adil dan makmur. Untuk merealisasikan tujuan tersebut tentu saja diperlukan sumber daya alam yang sangat besar sedangkan kota Jakarta yang merupakan Ibukota negara Republik Indonesia setiap tahun penduduknya semakin bertambah jumlahnya sedangkan luas lahannya tidak bertambah. Oleh karena itu diperlukan suatu peraturan tentang penataan ruang yang mencerminkan azas kelestarian lingkungan hidup untuk mengatur rencana pembangunan tersebut. Pembangunan real estate PIK ini merupakan proyek kerjasama antara Pemerintah Propinsi DKI Jakarta dengan FT. Mandara Permai sebagai pengembang real estate Pantai Indah Kapuk (PIK). Kawasan real estate PlK ini dulunya adalah mempakan daerah resapan air yang terdiri dari tambak - tambak dan rawa - rawa yang dapat berfungsi sebagai tempat untuk menangkap air laut pada waktu air laut pasang dan pada waktu curah hujan tinggi tetapi setelah adanya pembangunan real estate PM tersebut maka secara otomatis tidak ada lahan lagi untuk meresap air dan menyebabkan banjir. Pada penelitian ini ha1 yang akan diteliti adalah dampak pembangunan real estate di kawasan Pantai Indah Kapuk (FIK) Jakarta dilihat dari segi perubahan tata ruangnya,Bagaimana cara mengatasi dampak negatif yang ditimbulkan dari pembangunan real estate tersebut dan bagaimana pengaturan tata ruang untuk kawasan permukiman PIK tersebut. penelitian ini merupakan penelitian yang kualitatif yaitu dengan menggunakan data primer melalui wawancara dengan beberapa instansi yang terkait, mengajukan daftar pertanyaan, serta melakukan observasi selain itu juga menggunakan data sekunder melalui bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder seperti UUD 1945, UU, pendapat para sarjana, dan sebagainya. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh bahwa pembangunan real estate PIK selain menimbulkan dampak positif juga menimbulkan dampak negatif yang besar terhadap lingkungan hidup, dan karena real estate PIK ini dibangun di atas lahan resapan air yang merupakan rawa - rawa dan tambak - tambak yang keberadaannya dilindungi oleh UU No. 24 Tahun 1992 tentang Penataan Ruang dan Keppres No. 32 Tahun 1990 tentang Pengelolaan Kawasan Lindung maka pembangunan real estate PIK tersebut dapat dikatakan tidak sesuai dari kedua aturan hukum yang telah disebutkan di atas tersebut. Masalah yang timbul dalam pengaturan dan pelaksanaan pembangunan kawasan permukiman PIK adalah Penegakkan Hukum Lingkungan yang kurang ditingkatkan dan juga kurang tegasnya aparat dalam masalah penegakkan hukum atas pelanggaran yang tertuang dalam perjanjian kejasama yang telah disepakati bersama serta kurang diperhatikannya peran serta masyarakat dalam penyusunan tata ruang.

Item Type:Thesis (Other)
Subjects:Social Sciences > Social Problem and Service
Divisions:Faculty of Law
ID Code:7523
Deposited By:Mas dwik setya
Deposited On:17 May 2013 14:01
Last Modified:17 May 2013 14:01

Repository Staff Only: item control page